BPBD Makassar: 356 Warga Mengungsi Akibat Banjir, 29 Pohon Tumbang

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Makassar, CNN Indonesia --

Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) mencatat jumlah penduduk Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, nan mengungsi bertambah menjadi 97 kepala family alias 356 jiwa akibat banjir setelah diguyur hujan deras.

Sebelumnya, jumlah penduduk nan mengungsi akibat banjir sejak Sabtu (10/1) hanya 14 KK alias 53 jiwa, namun saat ini berasas info BPBD Makassar mengalami penambahan menjadi 356 jiwa.

"Data pengungsi sementara tercatat sebanyak 97 KK alias 356 jiwa nan tersebar di lima titik pengungsian," kata Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli Tahar, Minggu (11/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara ini, kata Fadli, pihaknya tetap terus melakukan pemantauan kondisi di letak banjir dan memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.

"Kita juga telah berkoordinasi dengan perangkat wilayah dan lembaga mengenai dalam upaya penanganan dan kesiapsiagaan lanjutan," ujarnya.

Selain itu, BPBD Makassar juga mencatat terdapat 29 titik letak pohon tumbang di Makassar, pada Minggu (11/1) akibat hujan deras nan disertai angin kencang.

"Berdasarkan laporan nan masuk angin kencang tercatat terjadi di 29 titik letak nan mengakibatkan pohon tumbang di beberapa ruas jalan dan permukiman warga," jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, kata Fadli, terdapat satu rumah penduduk nan terdampak, sehingga tim SAR campuran dikerahkan untuk melakukan pengamanan warga.

"Terdapat satu unit rumah penduduk terdampak akibat kejadian tersebut," ujarnya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar berbareng unsur mengenai telah melakukan penanganan di letak berupa pemindahan material pohon tumbang, pembersihan akses jalan, serta pendataan akibat lanjutan.

"Hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa akibat kejadian angin kencang tersebut," katanya.

Fadli mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menghindari area rawan pohon tumbang dan genangan, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui kanal resmi BPBD.

(mir/isn)

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber cnnindonesia.com nasional
cnnindonesia.com nasional