KEPALA Bagian Perencanaan dan Pelaksanaan Reforma Agraria Badan Bank Tanah, Nova Suryandaru menyatakan pihaknya terus memberikan pendampingan kepada penduduk Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN) penunjang Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satunya adalah pendampingan dalam mengelola lahan Program Reforma Agraria dengan mengembangkan tanaman buah.
"Pendampingan dan support 200 bibit pohon buah diberikan kepada penduduk penerima lahan Reforma Agraria," kata Nova di Penajam pada Sabtu, 10 Januari 2026, seperti dikutip dari Antara.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ia menjelaskan penyuluh pertanian secara rutin datang memberikan langkah menanam dan merawat tanaman buah-buahan itu.Badan Bank Tanah juga menyiapkan pupuk mendukung keberhasilan penanaman, dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengenai pengawasan dan pendampingan melalui penyuluh pertanian agar tanaman dapat tumbuh optimal agar meraih hasil nan lebih efektif.
Bantuan bibit pohon buah-buahan, kata Nova, disesuaikan dengan rekomendasi Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara, pohon nan sesuai karakter wilayah tropis, seperti durian, mangga, rambutan, dan kelengkeng. "Badan Bank Tanah mau berdayakan penduduk agar lebih produktif manfaatkan lahan reforma agraria," ujarnya.
Program tersebut merupakan tindak lanjut setelah penyerahan sertifikat kewenangan pakai kepada sekitar 40 penduduk terdampak PSN penerima faedah berupa lahan reforma agraria agar dimanfaatkan secara optimal melalui penanaman tanaman keras."Ke depan juga ada program lanjutan sebagian upaya mendorong pemanfaatan lahan nan lebih produktif dan berkelanjutan."
Warga mengapresiasi terhadap program lanjutan Badan Bank Tanah setelah penyerahan sertifikat kewenangan pakai lahan reforma agraria tersebut. Sebab, perihal itu dinilai menjanjikan secara ekonomi dan ramah terhadap lingkungan.
Sementara itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (Otorita IKN) Basuki Hadimuljono menyatakan saat ini penanammodal di IKN telah bertambah lima dari beragam bagian upaya mulai kuliner, sarana dan prasarana olahraga, perniagaan, hingga perkantoran swasta. Kelima penanammodal tersebut adalah PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, dan PT Haidir Griya Karya.
"Hadirnya tambahan proyek ini diharapkan bisa mendorong aktivitas ekonomi dan pembuatan lapangan kerja di Nusantara," ujar Basuki di Nusantara pada Sabtu, 10 Januari 2026, seperti dikutip dari Antara.
Kelima penanammodal itu telah menandatangani tujuh perjanjian pemanfaatan tanah dan pengalokasian lahan aset dalam penguasaan (ADP) OIKN serta akta notarial di Kantor Balai Kota Otorita IKN pada Jumat lalu. Dengan begitu, kehadiran lima penanammodal ini menambah daftar 50 penanammodal nan sebelumnya telah menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan di IKN dari sektor swasta dengan total nilai investasi mencapai Rp 66 triliun.
Adapun investasi dari 50 penanammodal tersebut terbagi dalam lima klaster, ialah komersial, perbankan, pergudangan, pendidikan dan kesehatan, serta kediaman dan residensial. Khususnya pada klaster kediaman dan residensial, proyek dengan investasi PT Pakubuwono Mandiri Investama, ialah rancangan pembangunan apartemen kediaman bagi staf kedutaan nan bakal dimulai Juli 2026 dengan sasaran penyelesaian Juli 2028.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Sudiro Roi Santoso mengungkapkan sejumlah proyek investasi dari lima penanammodal ini direncanakan mulai melangkah pada pertengahan 2026. "Sebagian besar dari tujuh perjanjian kerja sama ini bakal memulai pembangunan sekitar pertengahan tahun 2026. Sedangkan, saat ini, para pelaku upaya sudah mempersiapkan tahapan perjanjian dan perizinan," ucapnya.
Sementara, perwakilan PT Batara Maduma Prospernusa Bob Yanuar menyampaikan apresiasi atas kesempatan dan kepercayaan nan diberikan Otorita IKN untuk berperan-serta dalam pembangunan Nusantara.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·