CNN Indonesia
Jumat, 05 Des 2025 05:50 WIB
Anggota DPR sebut Menhut Raja Juli kebagian cuci piring soal kerusakan hutan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNN Indonesia --
Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo menegaskan, persoalan kerusakan hutan di Indonesia bukanlah masalah nan muncul dalam satu alias dua tahun terakhir. Politikus Golkar itu mengatakan kerusakan rimba merupakan akumulasi dari kebijakan dan praktik jelek nan berjalan sejak era sebelumnya.
Firman menyampaikan dalam rapat kerja Komisi IV DPR berbareng Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni nan membahas musibah banjir dan longsor di beberapa daerah
Dia menilai, Raja Juli Antoni, tidak bisa disalahkan secara sepihak atas kondisi kerusakan rimba nan sekarang menjadi sorotan publik. Firman mengingatkan, kerusakan ekologis terjadi jauh sebelum menteri nan menjabat saat ini mengemban tugasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Menteri (Raja Juli Antoni) ini cuci piring, makanya saya bela. Makanya waktu diminta (Muhaimin Iskandar) tobat nasuha saya bela. Karena kejadian perusakan rimba ini, bukan satu tahun alias dua tahun. Setelah reformasi, rimba kita hancur," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/12).
Ia menyoroti rentannya kondisi sejumlah area di Indonesia. Firman apalagi mengaku takut ketika melintasi wilayah rawan longsor.
"Saya miris pak, jangankan nan di Sumatera, apalagi kami nan duduk di ruangan ini kadang-kadang takut waktu lewat Puncak takut ada tanah longsor, mau lewat ke mana takut ada jalan tiba-tiba putus seperti nan di Aceh," ujarnya.
Ia menyayangkan tetap adanya aktivitas pengangkutan kayu di tengah musibah tersebut. Firman meminta Kemenhut menindak tegas perusahaan nan terlibat.
"Dalam situasi kondisi musibah sedemikian rupa tetap ada nan mengangkut kayu, walaupun tetap punya izin. Saya minta kepada pak menteri ditindak tegas. Kalau perlu dicabut izinnya lantaran mereka itu sense of crisis, itu pelecehan kepada negara. Pelecehan kepada rakyat nan ada di sana," katanya.
(yoa/dal)
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·