Jakarta, CNN Indonesia --
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hari ini Sabtu (10/1) mengenai dugaan suap pengurangan nilai pajak.
"Suap mengenai pengurangan nilai pajak," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto di Jakarta.
Fitroh belum menjelaskan secara perincian duduk perkara kasus tersebut. Namun, dia memastikan komisi antirasuah melakukan OTT di Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KPK menangkap sejumlah pegawai pajak dan wajib pajak (WP). Kendati demikian, Fitroh belum membeberkan jumlah pihak nan ditangkap.
"Beberapa pegawai pajak dan beberapa dari pihak WP," ucapnya singkat.
Sebelumnya diberitakan, KPK melakukan OTT pertama di tahun 2026 dengan menangkap pegawai DJP Kemenkeu, tepatnya di Kantor Wilayah DJP Jakarta.
Kabar OTT ini dikonfirmasi oleh Fitroh, begitu pula dengan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
"Terkonfirmasi, ada aktivitas di lapangan, di wilayah Jakarta," kata Budi dikonfirmasi terpisah.
KPK mempunyai waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak nan telah ditangkap tersebut.
Berdasarkan laporan keahlian tahun lalu, KPK pada tahun 2025 telah melakukan 11 OTT.
Beberapa pihak nan ditangkap adalah Immanuel Ebenezer Gerungan selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Abdul Wahid selaku Gubernur Riau, hingga Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
(mik)
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·