CNN Indonesia
Jumat, 05 Des 2025 05:40 WIB
Gubernur Aceh Muzakir Manaf namalain Mualem geram dengan kepala wilayah nan telat turun ke lapangan untuk memantau situasi banjir dan longsor di wilayah masing-masing. (Arsip Pemprov Aceh)
Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur Aceh Muzakir Manaf namalain Mualem geram dengan kepala wilayah nan telat turun ke lapangan untuk memantau situasi banjir dan longsor di wilayah masing-masing.
Menurutnya, mereka hanya memperlambat penanganan musibah lantaran kurangnya koordinasi apalagi adanya rumor kepala wilayah nan lari dari tanggung jawab saat bencana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan cengeng lah, kudu proaktif memihak masyarakat jangan lari. jangan ambil-ambil alasan, saya harapkan ke wali kota bupati nan cengeng," kata Mualem saat meninjau korban banjir di Aceh Timur, Kamis (4/12).
Ia juga memerintahkan kepala desa hingga camat kudu lebih proaktif dalam penanganan dan memastikan support bisa tersalur ke pengungsi.
"Semua lembaga pemerintahan mulai dari keuchik (kepala desa) sampai camat itu kudu proaktif," katanya.
Saat ini pihaknya tetap konsentrasi dalam penyaluran logistik agar merata terlebih dahulu, sehingga tidak ada lagi titik-titik letak pengungsian nan tidak mendapat logistik.
Kemudian akses kesehatan juga menjadi sorotan Mualem. Selama meninjau wilayah parah terdampak banjir tetap banyak pengungsi nan memerlukan kehadiran petugas medis dan support obat-obatan.
"Kita memaksimalkan terutama sembako dulu lampau masalah kesehatan dan kita sudah dapat support dari Malaysia," katanya.
Ia menyebut dari 18 wilayah nan terdampak musibah ada beberapa nan kondisinya cukup parah seperti Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Timur, Bener Meriah dan Gayo Lues.
(fra/bas/fra)
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·