NST 2026 Jadi Pilar Seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 14.582 pelajar dari seluruh Indonesia mengikuti seleksi penerimaan Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Sekolah unggulan berasrama nan diinisiasi Polri dan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) ini menggunakan Nusantara Standard Test (NST) Tahun 2026 sebagai instrumen utama dalam seleksi penerimaan siswa baru.

Seleksi dilakukan secara berjenjang melalui Polda di wilayah dengan menyaring 20 persen nilai tertinggi. Nantinya 400 peserta terbaik bakal bersaing di seleksi pusat Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang untuk memperebutkan 180 bangku calon pemimpin masa depan bangsa.

Rangkaian seleksi nasional ini diawali dengan penyelenggaraan Nusantara Standard Test (NST)/Tes Potensi Akademik (TPA) nan digelar pada Sabtu (10/1) pagi, bertempat di Gedung Badhawa STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, berbareng Mendiktisaintek Brian Yuliarto, Menkomdigi Meutya Hafid, serta Asisten Khusus Presiden bagian komunikasi dan analisa kebijakan Dirgayuza Setiawan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menyampaikan penyelenggaraan seleksi hari ini menjadi momentum krusial nan memperlihatkan kuatnya support lintas sektor terhadap program penjaringan talenta nasional.

Bersama Dirgayuza Setiawan selaku Ketua Pembina YPKBI, Wakapolri menegaskan antusiasme dan semangat berbareng dalam menyukseskan seleksi Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

"Kami berbareng Mas Dirgayuza sangat antusias hari ini lantaran kehadiran langsung Bapak Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Ibu Menteri Komunikasi dan Digital menjadi support nyata terhadap program seleksi nan kami gelar," ujar Wakapolri dalam keterangan resmi.

Menurutnya, kehadiran kedua menteri tersebut mencerminkan kesungguhan negara dalam membangun ekosistem pendidikan nan berorientasi pada kualitas, keadilan, dan keberlanjutan.

Sebanyak 14.582 pelajar dari seluruh Indonesia mengikuti seleksi penerimaan angkatan kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, berbareng Mendiktisaintek Brian Yuliarto, Menkomdigi Meutya Hafid, serta Asisten Khusus Presiden bagian komunikasi dan analisa kebijakan Dirgayuza Setiawan. (dok. Polri)Wakapolri saat memantau seleksi angkatan kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara. (dok. Polri)

Melalui NST, proses seleksi dirancang tidak berjuntai pada latar belakang sekolah maupun wilayah asal peserta. NST digunakan untuk mengukur keahlian berpikir kritis, logika formal, dan daya logika tingkat tinggi.

NST juga diposisikan sebagai fondasi awal bagi calon siswa nan nantinya bakal menempuh kurikulum International Baccalaureate (IB) Diploma, nan menuntut kapabilitas analitis, literasi global, serta kemandirian berpikir.

Dengan pendekatan ini, SMA Kemala Taruna Bhayangkara tidak hanya berfaedah sebagai lembaga pendidikan unggulan berasrama, tetapi juga sebagai sarana pemetaan talenta nasional secara berkelanjutan.

Program SMA Kemala Taruna Bhayangkara selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam penguatan kualitas sumber daya manusia.

Polri, berbareng YPKBI dan para pemangku kepentingan, berkomitmen menghadirkan sistem seleksi dan pembinaan nan kredibel, adaptif, dan relevan dengan tantangan masa depan, sebagai bagian dari kontribusi nyata lembaga dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

(har)

Selengkapnya
Sumber cnnindonesia.com nasional
cnnindonesia.com nasional