Jakarta, CNN Indonesia --
PDI Perjuangan merespons pernyataan Partai Solidaritas Perjuangan (PSI) menjadikan Jawa Tengah kandang gajah. Gajah sendiri merupakan logo dari partai nan saat ini diketuai Kaesang Pangarep.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan tetap terlalu awal untuk mengutarakan perihal itu. Namun, Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai pedoman PDI Perjuangan hingga disebut sebagai Kandang Banteng.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemilu tetap panjang. Rakyat nan menentukan ya. Rakyat nan menentukan, nan punya kedaulatan," kata Hasto dalam konvensi pers HUT PDIP KE-53 dan Rakernas I Tahun 2026 di Beach City International Stadium, Sabtu (10/1).
Hasto menjelaskan bahwa PDIP dalam peringatan HUT ke-53 melakukan autokritik dengan perbaikan ke dalam mempertajam ideologi, dan beragam rumor lain, salah satunya mengenai penanganan bencana.
"PDI Perjuangan bergerak maksimum, demi kemanusiaan, tanpa mempertimbangkan aspek-aspek mereka (masyarakat) memilih siapa," tuturnya.
[Gambas:Video CNN]
Menurutnya, dalam situasi saat ini, PDIP lebih berfokus melakukan konsolidasi organisasi dalam seluruh aspek kehidupan partai. Sehingga, saat rakyat menghadapi kesulitan, seperti bencana, pihaknya siap turun dengan seluruh kekuatan dari partai.
"Itu nan jadi skala prioritas kami," katanya.
Hal itu disampaikan menyikapi Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep nan mengatakan Jawa Tengah merupakan kandang gajah. Pernyataan itu disampaikan Kaesang saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah di Kota Solo, Kamis (8/1).
Meski tetap berselang empat tahun, PSI menyatakan bakal mulai memanaskan mesin partai dan menargetkan 17 bangku DPRD Provinsi pada Pemilu 2029 mendatang.
Kaesang menyebut saat ini PSI mempunyai 12 personil DPRD di Jawa Tengah. Namun, jumlah tersebut dinilai tetap belum ideal.
"Jujur saja, 12 bangku itu tetap terlalu mini untuk Jawa Tengah. Target kita ke depan 17 bangku di tingkat provinsi. Untuk kabupaten/kota, minimal 100 fraksi kudu terisi," kata Kaesang dalam keterangannya, Kamis (8/1).
Ia menyatakan PSI di Kota Solo nan mengalami peningkatan signifikan. Pada Pemilu sebelumnya, PSI hanya meraih satu bangku DPRD.
Pada Pemilu 2024, nomor itu meningkat menjadi lima bangku dan sukses menempatkan kadernya sebagai ketua DPRD Kota Solo. Selain itu, PSI juga telah mempunyai Wakil Wali Kota Solo.
"Saya berambisi di pemilu selanjutnya bakal semakin banyak pemimpin nan lahir dari PSI," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kaesang juga menyoroti peran strategis para ketua DPC sebagai ujung tombak partai di lapangan.
"Bapak dan Ibu Ketua DPC semua nan datang di sini adalah ujung tombak partai. Kami di pusat tidak ada artinya jika tidak ada Bapak dan Ibu semua nan bekerja di lapangan," ucap Kaesang.
Kaesang menegaskan komitmen PSI untuk terus datang dan bekerja bagi masyarakat Jawa Tengah.
"Jawa Tengah ini kandang gajah. PSI datang untuk masyarakat Jawa Tengah. Tolong bantu kami bekerja dan bergerak berbareng menuju Pemilu 2029," tuturnya.
(lom/chri)
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·