PRESIDEN Prabowo Subianto berbareng sejumlah personil Kabinet Merah Putih mengadakan rapat terbatas untuk mematangkan transformasi industri nasional di sektor industri tekstil hingga produksi chip industri otomotif. Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
"Presiden meminta untuk dilakukan penguatan dalam industri tekstil alias garmen. Salah satunya adalah dengan melakukan revitalisasi rangkaian supply chain," kata Teddy mengutip Antara, Senin, 12 Januari 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Selain itu, Prabowo juga meletakkan perhatian besar pada penguatan sektor otomotif dan elektronik melalui investasi pengembangan teknologi semikonduktor. Langkah ini diarahkan untuk membangun industri chip nasional nan bakal menopang industri otomotif, digital, dan elektronik Indonesia di masa depan.
Rapat terbatas tersebut juga membahas perkembangan rencana peletakan batu pertama enam titik baru proyek hilirisasi dengan nilai investasi mencapai US$ 6 miliar nan dijadwalkan berjalan pada awal Februari 2026.
Sebelumnya, CEO Danantara Rosan Roeslani menyatakan proyek hilirisasi terbaru itu meliputi pengembangan industri smelter alumunium dari alumina dan akomodasi smelter grade alumina (SGA) dari Bauksit, di Mempawah, Kalimantan Barat.
Selain itu, ada akomodasi produksi bioavtur di Cilacap, Jawa Tengah, pengembangan akomodasi pengolahan kelapa terintegrasi di Morowali, Sulawesi Tengah, nan sekarang sudah berjalan. Peletakan batu pertama itu juga termasuk pengembangan akomodasi bioetanol berikut lima akomodasi budidaya unggas.
Teddy mengatakan Presiden Prabowo bakal mematangkan rencana peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan nan bakal dilakukan pada Senin, 12 Januari 2026.
Dalam keterangannya, rapat nan diadakan di Hambalang dihadiri sejumlah menteri seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Danantara Rosan Roeslani. Lalu Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·