Puluhan Pasien Klinik Tradisional di Serang Terjebak Banjir

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 20 pasien pengobatan tradisional di Kampung Polokiong, Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten, terjebak banjir, Minggu (11/1).

Pemilik klinik pengobatan tradisional setempat, Hendri, mengatakan banjir terjadi akibat hujan lebat nan mengguyur sejak pagi. Air mulai masuk ke pemukiman dan tempat praktiknya sekitar pukul 12.00 WIB dengan ketinggian mencapai dengkul orang dewasa.

"Banjirnya mau selutut. Jarang banjir seperti ini. Ada sekitar 20 pasien di sini sedang melakukan pengobatan dan belum dievakuasi," ujar Hendri di Serang. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hendri menjelaskan bahwa para pasien tersebut kesulitan untuk keluar lantaran akses jalan tertutup genangan air nan cukup tinggi. Hingga saat ini, belum ada support nan tiba di letak kejadian.

Ia sangat mengharapkan tim dari dinas mengenai segera turun ke lapangan untuk membantu mengevakuasi para pasien dan penduduk nan terdampak.

Menurut Hendri, banjir disebabkan oleh intensitas hujan nan tinggi serta buruknya sistem drainase. Kontur tanah di wilayahnya nan lebih rendah dari Pasar Baros menyebabkan air kiriman menumpuk di area pemukiman melalui saluran gorong-gorong.

"Penyebabnya dari intensitas tinggi dan posisi kita lebih rendah, jadi air dari arah pasar turun ke sini semua lewat gorong-gorong," jelasnya.

Berdasarkan info kaji sigap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang di lapangan, banjir melanda dua titik letak ialah Kampung Polokiong dan Kampung Siliwung. Dampak terparah terjadi di Kampung Polokiong RT 06/RW 01, di mana sebanyak 33 rumah nan dihuni 58 Kepala Keluarga (KK) alias 174 jiwa terendam air.

Selain merendam pemukiman, banjir di letak tersebut juga menggenangi akomodasi umum ialah Kantor Desa Baros. Di titik ini, tercatat ada 6 lansia dan 24 anak-anak nan terdampak.

Sementara itu, di letak kedua ialah Kampung Siliwung RT 01/RW 05, banjir merendam satu unit rumah nan dihuni oleh 2 KK alias 6 jiwa.

(antara/isn)

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber cnnindonesia.com nasional
cnnindonesia.com nasional