Jakarta, CNN Indonesia --
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, nan dibentuk oleh pemerintah dan DPR, menargetkan roda pemerintahan di seluruh wilayah terdampak musibah di Sumatra dapat beraksi normal sebelum Ramadan alias pertengahan Februari mendatang.
Komitmen tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat membacakan konklusi dalam rapat koordinasi Satgas Pemulihan Bencana DPR berbareng pemerintah pada Sabtu (10/1).
"Satgas pemerintah dan DPR menargetkan sebelum puasa, roda pemerintahan di seluruh wilayah di Sumatra nan terdampak sudah dapat melangkah normal," ujar Dasco dalam rapat nan disiarkan melalui kanal YouTube DPR RI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain pemulihan birokrasi, Dasco menyebut bahwa Satgas menargetkan penanganan di seluruh wilayah terdampak selesai sebelum Lebaran alias pada Maret mendatang.
"Seluruh wilayah terdampak nan telah ditangani secara berjenjang bakal dimaksimalkan agar selesai tertanggulangi, diusahakan sebelum Lebaran," lanjut Dasco.
Per 10 Januari, Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana ini dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Tim nan terintegrasi dengan beragam kementerian dan lembaga tersebut bakal melakukan langkah-langkah percepatan untuk memulihkan kondisi di Sumatra.
"Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra di DPR bakal menjalankan kegunaan legislatif di bagian anggaran, pengawasan, regulasi, dan koordinasi," jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah membentuk Satgas ini unik untuk menangani tiga provinsi terdampak, ialah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa penunjukan Tito Karnavian sebagai ketua didasari kapasitasnya sebagai Mendagri nan dianggap bisa mengoordinasikan wilayah di ketiga provinsi tersebut.
Mengenai sasaran kerja, Prasetyo menegaskan bahwa Satgas bakal bekerja secepat mungkin sesuai tahapan nan telah ditetapkan. Prioritas utama pemerintah saat ini adalah pembangunan kediaman layak bagi penduduk nan terdampak.
"Untuk prioritas pertama, tentu sesegera mungkin membangun kediaman bagi saudara-saudara kita nan saat ini tetap berada di pengungsian," ujar Prasetyo, dikutip dari situs resmi pemerintah.
(isa/tis)
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·