Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Dalam Negeri sekaligus Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Tito Karnavian meminta tambahan pasukan hingga menggenjot perekonomian demi memulihkan situasi pasca-bencana di Sumatra.
Pernyataan itu Tito sampaikan saat rapat koordinasi Satgas Pemulihan Bencana DPR dengan pemerintah pada hari ini, Sabtu (9/1). Ia mengatakan perlu tambahan ribuan personel untuk mewujudkan percepatan pemulihan sebelum Ramadan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mumpung sebelum Lebaran, saya ulangi, sebelum Ramadan, sebelum Ramadan, jika Ramadan, capek kelak kerja bentuk ini lantaran kerja fisik. Jadi kudu digenjot di periode waktu ini," kata Tito dalam rapat itu nan disiarkan kanal YouTube Parlemen TV.
Dia lampau berkata, "Saya minta ke Pak Kapolri, saya sampaikan mau support Satgas, DPR, paling enggak 5.000 [personel] lagi. Nanti daerahnya dimana, kita lihat kelak petanya."
Tito juga sudah meminta ke Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak untuk menambah pasukan ke wilayah terdampak musibah di Sumatra.
"Saya sampaikan juga pada Pak Maruli, kira-kira bisa nggak 10 ribu? Karena jika hanya seribu saja tenggelam," ungkap dia.
Tito juga meminta pemulihan ekonomi dari dua sisi ialah dari pembeli dan penjual. Masyarakat, kata dia, kudu menerima support untuk memperkuat daya beli.
Jika penduduk diberikan support dalam corak tunai, menurut Tito, perputaran ekonomi bakal terjadi.
"Nah, jika mereka diberikan support BLT, itu otomatis mereka punya daya beli. Dan ini bakal terjadi putaran uang," kata Tito.
Dalam rapat tersebut, Tito juga mengatakan pemerintah wilayah di wilayah terdampak musibah bisa mengubah anggaran APBD. Dia telah mengeluarkan surat info nan bisa menopang proses tersebut.
"Saya sudah membikin surat info kepada seluruh kepala wilayah ini, selaku Mendagri, pembina pengawas pemerintahan, sudah membikin info untuk mereka boleh melakukan perubahan APBD.
Perubahan awal anggaran itu, lanjut dia, apalagi cukup bupati, wali kota, dan hanya menunjukkan kepada DPR, DPRD. Menurut dia, tindakan ini ditempuh agar perkantoran pemerintah bisa diisi kembali dengan alat-alat dan tak selalu mengandalkan support pemerintah pusat.
Tiga wilayah di Sumatra ialah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara dilanda musibah ekologis banjir serta longsor pada akhir November tahun lalu. Saat ini, pemerintah terus bekerja untuk mempercepat pemulihan sepenuhnya di wilayah tersebut.
(isa/rds)
[Gambas:Video CNN]
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·