CNN Indonesia
Minggu, 16 Nov 2025 23:20 WIB
Jumlah korban tewas longsor Cilacap sekarang menjadi 13 orang usai ditemukan dua jenazah, korban tetap dalam pencarian tetap 10 orang. (ANTARA FOTO/IDHAD ZAKARIA)
Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan pada Minggu (16/11) malam jumlah korban tewas menjadi 13 orang akibat longsor di Desa Cibeunying, Cilacap Jawa Tengah usai penemuan dua jenazah nan tertimbun pada hari keempat. Sementara jumlah orang nan tetap dalam pencarian 10 orang.
Sebelumnya BNPB menyatakan jumlah korban 11 orang dan 10 orang hilang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim pencarian pada Minggu didukung 22 perangkat berat jenis bucket ekskavator sejak pagi nan membantu memudahkan pencarian korban. Selain perangkat bantu bertambah, operasi ini juga didukung 1.001 personel dari beragam komponen dan 9 ekor K9.
BNPB juga melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) buat mendukung penanganan darurat sejak Minggu pagi. Bahan semai berupa Natrium Klorida (NaCl) dan Kalsium Oksida (CaO) sebanyak 3 ton telah disemai melalui tiga penerbangan menggunakan pesawat Cessna PK-SNM dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung ke area potensi peningkatan curah hujan di wilayah terdampak.
Pemerintah desa setempat telah menyediakan letak pengungsian di Balai Desa Cibeunying dan gedung MTS SS Cibeunying. Dua letak ini dimanfaatkan penduduk untuk tempat berlindung sementara, terutama saat malam hari.
BNPB juga sudah menyerahkan support bagi penduduk berupa 200 paket sembako, 100 lembar selimut, 100 buah matras, dan 200 pax makanan siap saji. Selain itu dikatakan ada satu unit tenda pengungsi, 20 unit tenda keluarga, satu unit pompa alkon, empat unit light tower, dan dua unit pompa alkon.
Bupati Cilacap telah menetapkan status keadaan darurat musibah banjir dan tanah longsor selama 30 hari, terhitung dari tanggal 14 November hingga 14 Desember 2025.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan resminya mengatakan cuaca di sekitar Cilacap, khususnya di Kecamatan Majenang dan sekitarnya, diprakirakan tetap berpotensi turun hujan dengan intensitas ringan hingga tinggi.
"BNPB mengimbau penduduk sekitar, khususnya di wilayah terdampak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi akibat longsor susulan alias banjir bandang." katanya.
(fea)
[Gambas:Video CNN]
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·