Cuaca Ekstrem Hambat Evakuasi Longsor Cisarua, 400 Warga Mengungsi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Proses pencarian korban longsor di area Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, hingga sekarang tetap menghadapi sejumlah kendala. Hujan deras nan terus mengguyur letak kejadian menjadi aspek utama nan menyulitkan tim campuran dalam melakukan operasi evakuasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Barat, Bambang Imanudin, mengatakan tim campuran dari Basarnas dan SAR sebenarnya telah siap diterjunkan ke area terdampak. Namun, kondisi cuaca nan belum berkawan membikin proses pencarian belum bisa dilakukan secara optimal.

"Tim campuran Basarnas dan SAR sudah siap, tetapi letak terus diguyur hujan. Ini menyulitkan proses pencarian," ujar Bambang di letak kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain aspek cuaca, hambatan juga muncul dari penggunaan perangkat berat. Meski perangkat berat dari BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah disiagakan, akses menuju letak longsor tetap dalam tahap koordinasi.

"Alat berat sudah ada dan siap di atas, tapi akses jalannya tetap kami koordinasikan. Kondisi tanah juga tetap lembek dan tetap ada pergerakan material," jelasnya.

Bambang menambahkan, area pencarian korban tergolong luas, membentang sekitar tiga kilometer, mulai dari wilayah Mahkota hingga sisi kiri letak terdampak. Kondisi tersebut menuntut kehati-hatian ekstra agar tidak membahayakan petugas di lapangan.

Terkait info korban, Bambang menyebut jumlah penduduk terdampak sementara tercatat sebanyak 113 orang. Dari jumlah tersebut, delapan orang telah ditemukan. Tujuh korban di antaranya sudah teridentifikasi, sementara dua korban lainnya tetap dalam proses pencarian.

"Delapan korban ini ditemukan di beberapa titik berbeda di area pencarian," katanya.

Untuk penanganan korban dan penduduk terdampak, BPBD telah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan nan tersebar di beberapa titik. Pos tersebut antara lain berada di Basarnas serta SKPDB wilayah Jangkau Tanjang.

Saat ini, kebutuhan mendesak para pengungsi meliputi matras, selimut, dan bahan kebutuhan pokok, mengingat mereka tetap memperkuat di letak pengungsian. Bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun mulai berdatangan.

Adapun jumlah penduduk nan mengungsi akibat musibah longsor ini diperkirakan mencapai sekitar 400 orang.

(csr/tis)

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber cnnindonesia.com nasional
cnnindonesia.com nasional