CNN Indonesia
Rabu, 30 Okt 2024 02:00 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji mengaku bakal menyiapkan penanganan unik mengenai nomor pernikahan di Indonesia nan menurun tiap tahunnya baru-baru ini.
"Ya didiskusikan kelak ada treatment," kata Wihaji di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (29/10)
Meski begitu, Wihaji tak mengungkapkan penanganan seperti apa nan bakal dilakukan ke depannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wihaji pun memastikan rumor ini bakal direspons menjadi program kerja dari Kementerian Kependudukan. Ia pun memastikan bakal melaporkan ke Presiden dan Wakil Presiden mengenai program kerja Kementerian Kependudukan ke depannya.
"Menjadi bagian dari program kerja nan bakal saya laporan kepada bapak Presiden dan bapak Wakil Presiden," kata dia.
Berdasarkan laporan Statistik Indonesia, penurunan paling drastis terjadi selama tiga tahun terakhir. Angka pernikahan pada 2023 menurun 128.093 alias 7,51 persen dibandingkan tahun 2022.
Adapun nomor pernikahan pada tahun 2023 sebanyak 1.577.255 sedangkan tahun 2022 sebanyak 1.705.348. Angka di tahun 2023 menjadi nomor terendah selama satu dasawarsa terakhir. Tercatat pada tahun 2013 nomor pernikahan mencapai 2,21 juta. Meski alami pasang surut namun tren mulai menurun sejak tahun 2019.
(rzr/DAL)
[Gambas:Video CNN]
Yuk, daftarkan email jika mau menerima Newsletter kami setiap awal pekan.
Dengan berlangganan, Anda menyepakatikebijakan privasi kami.